Tabungan VS Asuransi Pendidikan, Mana Yang Lebih

Umumnya semua orang setelah menikah mereka akan tinggal di rumah yang terpisah dengan rumah orang tua mereka. Hal itu akhirnya yang mengharuskan mereka memikirkan untuk setiap biaya yang akan keluar untuk kebutuhan mereka sehari-hari. Apalagi jika sudah ada seorang anak dalam keluarga kecil mereka. Pasti mereka akan mulai memikirkan untuk memenuhi kebutuhan mereka dan anak-anak mereka tersebut. mereka juga pastinya harus memikirkan biaya pendidikan untuk anak-anak mereka tersebut. hal ini mengingat bahwa semakin hari biaya pendidikan bukan hal yang murah. Apalagi sekarang sudah banyak sekolah yang semakin bagus kualitasnya. Hal itu tentu akan mempengaruhi biaya pendidikan yang semakin mahal. Sebagai orang tua tentu anda sudah harus memikirkan bagaimana akan mendapatkan biaya besar untuk memenuhi biaya pendidikan anak-anak anda tersebut. nah untuk membantu anda dalam mengumpulkan biaya pendidikan untuk anak-anak anda ada baiknya anda menggunakan cara yang sering digunakan oleh kebanyakan orang yakni dengan mengumpulkan tabungan pendidikan atau dengan menggunakan asuransi pendidikan.

 

Menggunakan asuransi pendidikan memang merupakan salah satu cara yang mungkin bisa membantu anda. Namun hal itu tidak akan jauh berbeda dengan anda menyiapkan tabungan secara mandiri untuk keperluan pendidikan anak anda nantinya. Dengan melakukan pengumpulan dana tabungan untuk pendidikan ini sifatnya lebih pribadi dan anda pun bisa menentukan kapan saja dan berapa saja uang yang akan anda tabungkan tersebut. anda tidak akan terikat dengan apapun. Nah ada beberapa banyak orang yang merasa malas jika harus menabung secara rutin guna biaya pendidikan kedepannya ini. Beberapa solusi mungkin dapat membangun rasa semangat kembali untuk menabung biaya pendidikan. Diantaranya :

  1. Selalu ingatlah tujuan awal anda ingin menabung yakni untuk kepentingan anak anda. Jadikan pendidikan anak sebagai prioritas untuk menabung.
  2. Adanya kegiatan rutinitas untuk saling mengingatkan anatar anak dan orang tua agar rajjin menabung guna keperluan pendidikan.
  3. Memegang dan selalu mengingat komitmen sejak awal melakukan kegiatan menabung untuk biaya pendidikan anak.
  4. Konsisten menyisihkan sebagian uang gaji yang anda dapatkan tiap bulan. Bukan hanya sebatas menyisakan tetapi menyisihkan yang artinya anda sengaja menyiapkan beberapa persen uang gaji untuk kemudian ditabungkan.

Nah menabung secara rutin mungkin akan terasa berat untuk anda yang tidak memegang kuat komitmen anda. Oleh karenanya sangat penting bagi anda semua untuk benar-benar memegang teguh komitmen anda untuk menabung guan keperluan di masa mendatang. Saat anda telah dipusingkan oleh total biaya pendidikan yang harus anda keluarkan untuk anak-anak anda tersebut maka anda bisa memanfaatkan tabungan yang sudah anda kumpulkan selama ini dan telah terkumpul dengan jumlah yang banyak. Agaknya akan sangat bagus jika anda mulai menabung ini sejak anda sebelum menikah atau anda bisa melakukannya saat awal-awal anda menikah. Dengan begitu sebelum memiliki anak pun anda dan pasangan anda sudah siap dengan resiko beban biaya sang anak. Jika anda merasa dengan menabung masih akan susah sekali untuk anda lakukan, maka anda bisa menggunakan alternatif lain yaitu dengan meminjam modal awal di modalkita.com yang mana dapat anda gunakan sebagai modal membuat suatu usaha kecil-kecilan yang nantinya hasilnya atau labanya bisa anda gunakan untuk menabung yang juga untuk membiayai pendidikan anak-anak anda kelak.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*